You are here

Kawah Media

Dapatkan info buku terbaru, terlaris, dan buku rekomen dari Distributor Buku Kawahmedia dengan memasukkan lokasi (kota) dan email Anda.

Lindungi Anak dari Tayangan TV yang Tidak Bermutu

Surel Cetak PDF
Sehari tidak menonton televisi merupakan bentuk dari refleksi kritis terhadap tayangan program TV yang tidak berkualitas, membodohi, dan tidak sehat untuk anak. Gerakan ini terfokus untuk perlindungan anak dan kepentingan anak. Peringatan Hari Tanpa Televisi ini diikuti dan dimeriahkan ratusan anak di kawasan Taman Refleksi, Monas, Jakarta (Minggu, 25 Juli 2010). Sebagai penerbit buku yang banyak mengusung buku-buku anak, Wahyumedia mendukung gerakan Hari Anak Tanpa TV dan mendukung tayangan-tayangan yang edukatif dan bermutu. Sehari tidak menonton televisi merupakan bentuk dari refleksi kritis terhadap tayangan program TV yang tidak berkualitas, membodohi, dan tidak sehat untuk anak. Gerakan ini terfokus untuk perlindungan anak dan kepentingan anak. Peringatan Hari Tanpa Televisi ini diikuti dan dimeriahkan ratusan anak di kawasan Taman Refleksi, Monas, Jakarta (Minggu, 25 Juli 2010). Sebagai penerbit buku yang banyak mengusung buku-buku anak, Wahyumedia mendukung gerakan Hari Anak Tanpa TV dan mendukung tayangan-tayangan yang edukatif dan bermutu.

Berbagai acara dan permainan yang diselenggarakan oleh Koalisi Nasional Hari Tanpa TV mewarnai rangkaian event yang digelar. Permainan seperti ular tangga raksasa, bermain puzzle bergambar, bermain melipat kertas (origami), dan lomba menggambar serta mewarnai mengisi kegiatan yang dimulai dari pukul delapan pagi hingga tengah hari.

Kegiatan ini berhasil menjaring massa dan turut mengajak anak-anak mereka berpartisipasi dalam berbagai acara yang diadakan. Bahkan ada salah satu orangtua yang mengungkapkan agar acara seperti ini terus diadakan dan diperbanyak frekuensinya. Event seperti ini mendorong anak-anak tidak selalu menonton televisi, masih banyak program-program TV yang tidak cocok ditonton oleh anak.

Dalam kegiatan ini ditanamkan pula bahwa selain menonton televisi, anak-anak seharusnya mengisinya dengan berbagai kegiatan positif lainnya. Orangtua pun juga turut membimbing anak-anak mereka agar bisa mengurangi jam menonton TV, setidaknya satu jam sehari dan mengganti dengan kegiatan seperti bermain monopoli atau scrabble bersama anggota keluarga, tentu akan jauh lebih bermanfaat. Anak-anak yang tidak tergantung pada TV, interaksi sosial mereka lebih berkembang, dan kebersamaan dalam keluarga akan lebih banyak. (YA)

Final-Bukune linguakata cmedia tera

logo_kawan

Logo_W-WahyuMedia_2010

Logo_ruang_kata